KALEM

Kalem adalah suatu hal yang dilakukan dengan santai tetapi dapat terselesaikan dengan cepat.

AKU YAKIN

Karena keyakinan itu yang membuat diriku ini selalu semangat dan mengerti jalan hidup ini, serta yakin kepada kuasaNya

AKU BISA

Karena bisa itu terbiasa, dari keterbiasaan dari bawah kemudian perlahan naik, serta bisa melakukan yang terbaik di kehidupan

AKU SUKSES

Karena kesuksesan itu dibangun dari diri kita sendiri, yakin bahwa sukses itu karena orang lain, yakinlah pada dirimu sediri.

AKU YAKIN AKU BISA AKU SUKSES

Berangkat dari keyakinan itulah kita dapat terbiasa untuk bisa sukses.

Tampilkan postingan dengan label Coretanku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Coretanku. Tampilkan semua postingan

Kamis, 30 Mei 2013

Isu Ayam Broiler Menjadi Kanker Hidup Manusia



Ayam broiler adalah ayam ras yang dipanen untuk diambil dagingnya. Pemanenan ayam broiler dulu sampai 6 minggu, sekarang seiring berkembangnya teknologi maka pemanenan ayam broiler sampai 32 hari. Ayam broiler memiliki protein yang tinggi, memiliki daging yang lebih banyak daripada lemaknya, dan tidak memiliki bulu yang lebat. Menurut Rasyaf (1999) ayam broiler merupaakan ayam pedaging yang mengalami pertumbuhan pesat pada umur 1 – 5 minggu. Selanjutnya dijelaskan bahwa ayam broiler yang berumur 6 minggu sudah sama besarnya dengan ayam kampung dewasa yang dipelihara selama 8 bulan. Keunggulan ayam broiler tersebut didukung oleh sifat genetic dan keadaan lingkungan yang meliputi makanan, temperature lingkungan dan pemeliharaan. Pada umumnya di Indonasia ayam broiler sudah dipasarkan pada umur 5- 6 minggu dengan berat 1,3 – 1,6 kg walaupun laju pertumbuhannya belum maksimum, karena ayam broiler yang sudah berat sulit dijual (Rasyaf, 1999).  

Isu suntikan hormon untuk memompa perkembangan fisik ayam broiler agar cepat besar masih menjadi stigma di kalangan konsumen. Adanya isu tersebut menyebabkan beberapa kalangan menghindari konsumsi daging ayam broiler dikarenakan takut terkena kanker. Mereka membandingkannya dengan ayam kampung yang secara alami mengalami kedewasaan berat badan pada umur 6 bulan. Jika masalah ini dibiarkan berlarut, maka jutaan peternak ayam broiler bisa mengalami krisis bisnis dikarenakan konsumen takut mengkonsumsi daging ayam broiler. Bagaimana menjelaskan isu miring ini secara tepat kepada masyarakat yang awam terhadap dunia perunggasan?  

Saya lebih suka menjawab pertanyaan tersebut dari sisi basis ilmu saya di bidang peternakan. Mari kita lihat beberapa fakta yang bisa ditelaah dengan jernih:  

1. Ayam kampung atau lebih dikenal dengan ayam buras, dipelihara secara tradisional dan dengan asupan pakan seadanya, dikembangbiakkan secara alami tanpa teknologi yang memadai, sehingga untuk bisa mencapai bobot maksimal 2 kg memerlukan waktu pemeliharaan minimal 6 bulan.  

2. Ayam broiler dikenal dengan ayam ras pedaging, dipelihara secara intensif, dengan asupan pakan yang sudah diformulasikan sesuai kebutuhan hidupnya dari fase starter-grower-finisher, dikembangbiakkan dengan teknologi canggih, sehingga untuk mencapai bobot 2 kg memerlukan waktu 35 hari.  

3. Bibit ayam kampung tidak tentu induknya, terkadang pejantan adalah anak dari induknya sehingga terjadi in breeding, yang seringkali memunculkan gen pembawa sifat negatif (resesif) yang tadinya hanya carrier, kemudian muncul pada keturunan hasil inbreeding tersebut. Hal itulah yang menyebabkan kualitas doc (day old chick/ ayam umur sehari) ayam kampung sangat tidak seragam dan selalu menurun kualitasnya dari waktu ke waktu.  

4. Bibit ayam broiler didapatkan dari penelitian genetika yang cukup panjang, bertahun tahun dan menelan biaya yang besar, yang bahkan  Indonesia sendiri sekarang hanyalah user saja : baru bisa membeli GPS (Grand Parent Stock) atau saya katakan generasi kakek nenek ayam, kemudian dikembangbiakkan untuk mendapatkan PS (Parent Stock) atau saya katakan generasi Bapak Ibu. Nah dari PS inilah kemudian didapatkan FS (Final Stock), yaitu DOC yang dijual kepada para peternak untuk dipelihara di kandang komersial. 

 5. Dari penelitian tersebut, potensi genetik dari ayam yang tersembunyi bisa dimunculkan dalam performa pemeliharaan ayam broiler FS ini, yaitu daging cepat tumbuh terutama daging dada, bulu sedikit, tulang lunak. Namun tentunya ada faktor negatif yang didapatkan, antara lain ayam mudah stres dikarenakan metabolisme tubuh yang lebih cepat daripada ayam kampung. Apalagi dipelihara dengan sistim koloni atau dalam satu kandang bisa ribuan ekor sehingga rentan akan serangan penyakit.  

6. Untuk melindungi ayam dari wabah penyakit tersebut maka diperlukan asupan vitamin dan vaksinasi. Vaksinasi adalah memasukkan bibit penyakit yang dilemahkan untuk menimbulkan kekebalan pada tubuh ayam terhadap penyakit tertentu. Kalau di manusia, lazim dikenal sebagai imunisasi. Metode yang dilakukan ada yang melalui tetes mata, air minum, dan suntik. Mungkin yang dilihat orang awam adalah suntikan vaksinasi tersebut kepada ayam dikira sebagai suntikan hormon.  

7. Bisnis peternakan ayam broiler dengan harga pasar yang diserahkan secara bebas kepada mekanisme pasar di indonesia, maka margin keuntungan semakin tergerus dikarenakan persaingan bisnis yang semakin tajam, terkadang malahan harga jual di bawah BEP (Break Event Point). Apalagi permintaan yang sangat berfluktuasi di sebabkan tergantung oleh acara tradisional, biasanya harga jual bagus pada saat hari raya lebaran, bulan baik untuk acara hajatan, liburan sekolah. Sedangkan di luar waktu itu maka harga anjlok. Contoh kasus yakni harga jual per kg ayam broiler Rp 10.000, padahal BEP Rp 11.000. Terkadang jika populasi ayam broiler tidak terkontrol (over populasi) pernah harga jual jatuh sampai Rp 7.000.Pada kasus seperti ini, peternak mesti menanggung rugi Rp 4000 per kg.  

8. Dengan bisnis yang sangat fluktuatif dan margin keuntungan tergerus, sangat tidak masuk akal untuk menambahkan cost/biaya produksi untuk menyuntik hormon yang tentunya sangat mahal.  Delapan fakta di atas barangkali bisa memberi gambaran yang gamblang bagi masyarakat awam perihal isu penggunaan hormon pada ayam broiler yang salah besar dan tidak bisa dijelaskan sama sekali dasar ilmiahnya. 

Sumber : Livestockreview.com

Pilih Pintar atau Beruntung??


"Orang pintar belum tentu beruntung". Itulah pepatah orang Jawa yang sering kita dengar selama ini. Maksud dari pepatah tersebut adalah sepintar apapun orang pasti lebih kalah dengan orang beruntung dan orang yang prihatin. Atau seperti halnya pepatah "sepandai-pandai tupai melompat, akhirnya jatuh juga". Maksud dari pepatah tersebut adalah sepandai-pandai manusia pasti ada kelemahannya, Allah SWT menciptakan manusia ada kekurangannya, walaupun dapat tertutupi oleh kepintarannya.

Nah, sekarang Anda memilih pintar (pinter) atau beruntung (bejo)??

Orang yang pintar apapun dengan tidak dibarengi laku prihatin, tidak akan seberuntung orang bejo. Orang yang beruntung banyak sekali laku prihatin yang dilakukan, mulai dari puasa, sesirih, bertapa, dll. Orang pintar juga ada yang beruntung, tetapi hanya beberapa persen. Kebanyakan orang pintar itu melakukan prihatin sejalan dengan aktivitas sehari-harinya. Banyak orang yang sekarang merasa dirinya paling pintar atau paling jago, tetapi suatu saat entah ia dewasa atau tua pasti akan mengalami hal yang tidak seberuntung orang bejo.

Laku prihatin itu penting dilakukan dalam kehidupan. Laku prihatin adalah salah satu cara pendekatan diri kepada Sang Pencipta agar memperoleh derajad ilmu yang lebih tinggi, dapat mengendalikan emosi, mengendalikan hawa nafsu, menjadi lebih arif bijaksana, memaksimalkan energi yang telah dikuasainya, dan lebih peka terhadap sesuatu baik atau buruk yang secara tersirat atau tersurat. Dalam memaknai atau menjalankan laku prihatin sangatlah berat, kita harus mampu mempertahankan jati diri sendiri.

Kebanyakan orang, sekarang laku prihatin sudahlan tidak perlu, atau bahkan sudah ditinggalkan. Ada yang berkata "Untuk apa prihatin?? (Nggo ngopo prihatin??), Prihatin masih jaman?? (Isih jaman prihatin??) atau yang lainnya. Salah kaprah yang mereka pikirkan sekarang. Prihatin dapat membentuk jati diri, apakah Anda sudah puas dengan kehidupan sekarang?? coba Anda pikirkan, Anda hidup darimana? Bukankah dari kedua Orang tua Anda?? Ibu Anda juga prihatin selama 9 bulan 10 hari untuk mengeluarkan Anda dari rahim ke dunia ini. Apa balas budi Anda kepada kedua orang tua Anda? selain memberikan hal-hal yang terbaik?? Prihatin bukan?? Kepuasan duniawi seakan membodohi kita, kita melupakan laku prihatin.

Agama Islam masuk ke pulau Jawa juga berasal dari laku prihatin para Wali Songo. Wali Songo berjuang keras syi'ar agama Islam agar dapat diterima masyarakat Jawa. Mulai dari dakwah di masjid, melalui dakwah dengan wayang, melalui dakwah dengan gamelan, melalui lagu macapat, dll. Orang jawa yang kebanyakan memiliki aliran kepercayaan dan beragama Hindu sulit untuk menerima agama Islam, tetapi lama kelamaan dapat menerima agama Islam berkat kerja keras Wali Songo.

 Bersambung.... :)

Minggu, 06 November 2011

CARA DIET BERDASARKAN GOLONGAN DARAH

Golongan darah berkaitan erat dengan makanan yang kita konsumsi. Menurut dr. Peter Dadamo, penulis buku Eat Right For Your Type, akan terjadi reaksi kimia antara darah dengan makanan yang Anda makan. Reaksi ini merupakan bagian dari warisan genetik Anda. Reaksi ini dipicu oleh adanya lectin.

Sebagian besar lectin yang terdapat pada makanan tidak membahayakan bagi kehidupan, namun tetap bisa menimbulkan berbagai masalah, khususnya jika lectin tersebut khusus untuk jenis darah tertentu. Anda bisa mengatasi ini dengan menyesuaikan golongan darah dengan makanan yang Anda makan.

Diet sesuai golongan darah bisa mengembalikan ritme alami tubuh Anda. Anda bisa mengikuti diet yang telah secara ilmiah disusun sesuai dengan profil seluler tubuh Anda. Setiap kelompok makanan dibagi menjadi 3 kategori yaitu, makanan yang sangat bermanfaat (makanan yang berperan sebagai obat), makanan yang diijinkan (makanan yang tidak membahayakan bagi jenis golongan darah), dan makanan yang harus dihindari (makanan yang bertindak sebagai racun).

Golongan Darah O

Golongan darah O merupakan golongan darah paling kuno dalam sejarah manusia. Gen untuk golongan darah O berkembang pada suatu titik ketika peradaban manusia beralih dari hidup berburu dan berpindah-pindah ke komunitas agraris yang menetap di suatu tempat.

Tingkah Laku : Berenergi & tidak mudah putus asa

Masalah yang dihadapi : Kencing manis, masalah usus dan pencernaan, peredaran darah kurang baik, sakit pinggang danbelakang, kegemukan, kadar kolesterol yang tinggi, tekanan darah tinggi, kadar asam urat tinggi, penyakit kanker, gout,penyakit jantung, penyumbatan arteri.

Diet : Makanan tinggi protein & kurangi karbohidrat

Makanan yang sangat bermanfaat :
Brokoli, ubi, waluh, selada, ganggang laut, lobak china, bluberi, ceri, jambu biji, bumbu kari, kacang polong, kacang merah, semua jenis bawang, rumput laut, jahe, kailan, kunyit, Daging ( sapi, kerbau, rusa, domba, anak sapi )

Makanan yang diijinkan :
Ikan mas, belut, lobster, ikan tuna, ikan sardine, udang, telur (ayam, bebek), mentega, kacang ( hitam, merah, buncis, kedelai ), tempe, tahu, susu kedelai, bubur gandum, beras, kue beras, roti beras, tepung gandum, terung, tomat, labu, Daging ( ayam, bebek, kambing, angsa, kalkun, kelinci )

Makanan yang harus dihindari :
Daging babi, cumi-cumi, sotong, kerang, kodok, gurita, telur (angsa, puyuh), es krim, keju, susu sapi, yoghurt(semua jenis), minyak kelapa, penyu, minyak jagung, jagung, bunga brokoli, kacang tanah, kacang mede, kuaci, laichi, kentang, mentimun, kembang kol, jamur, blewah, jeruk mandarin, pisang raja, pare, anggur putih, kecap, kopi, minuman keras

Golongan Darah A

Golongan darah A merupakan manusia pertama yang menjalankan aktifitas pertanian karena nenek moyang sudah tinggal menetap dan tidak lagi suka berperang.

Tingkah Laku : Bertanggung jawab & romantis

Masalah yang dihadapi : Hilang kesabaran diri atau cepat marah, rembesan sebum berlebihan, penyakit jantung dan masalah saluran darah, kanker dan ulser, gaster, kegemukkan.

Diet : Makanan berkarbohidrat tinggi & kurangi lemak

Makanan yang sangat bermanfaat :
Bayam, brokoli, wortel, jamur ikan mas, kacang tanah, kacang buncis, kacang/ susu kedelai, tahu, tempe, tepung beras, bluberi, minyak zaitun, ikan mas, ikan sardine, (Siput, jus nanas, mangga, pisang, jeruk limau & sitrun).

Makanan yang diijinkan :
Ikan tuna, telur ayam & bebek, telur puyuh, biji wijen, biji bunga matahari, kacang ercis / kapri, jagung, tapioka, roti gandum, labu, bawang merah, mentimun, talas, anggur (semua jenis), melon, blewah, pir, delima, kiwi, kurma, strowberi, kesemek, jambu biji, Daging (ayam, burung unta, belibis kalkun,burung dara)

Makanan yang harus dihindari :
Daging (sapi, kerbau, domba, bebek, angsa, kelinci, ayam hutan), lobster, gurita, kepiting, belut, kodok, udang, cumi- cumi, mentega, susu sapi, keju, es krim, susu, murni, acar, terung, tomat, ubi, kentang, jeruk, kelapa/ santan, melon madu, pisang (raja), pepaya, pare, air soda.

Golongan Darah B

Kunci golongan darah B adalah keseimbangan. Orang bergolongan darah B tumbuh dan berkembang baik melalui apa yang telah disediakan oleh dunia hewan dan tumbuhan. Artinya golongan darah B menunjukan kemampuan yang canggih dalam perjalanan evolusinya.

Tingkah Laku : Adaptasi & analitika

Masalah yang dihadapi : Kerusakan system syaraf, kesulitan untuk tidur berkualitas, sakit kepala dan migren, penyakit hati dan saluran empedu, masalah haid, sakit tulang belakang, kegemukkan, penyakit jantung.

Diet : Susu & produk susu

Makanan yang sangat bermanfaat :
Ikan laut, susu sapi, keju, buburgandum, roti essene, kue beras, brokoli, ubi, wortel, kembang kol, terung, teh hijau, Daging (kambing, domba, kelinci, rusa)

Makanan yang diijinkan :
Cumi-cumi, ikan mas, ikan tuna, mentega, keju, telur ayam, kacang merah, kacang buncis, tepung beras, roti beras, bayam, brokoli, selada, mentimun, labu, kentang, sawi, mangga, melon, jeruk, pir, kurma, jambu biji, Daging (sapi, kerbau, kalkun, hati anak sapi)

Makanan yang harus dihindari :
Daging (bebek, ayam, angsa, belibis, babi, kuda, keong, kepiting, siput, belut, kodok, gurita, lobster, es krim, telur (bebek, angsa, puyuh), kacang tanah,roti gandum,tomat, waluh, jagung, avokad, pare, delima, kelapa/ santan, kesemek, belimbing, pir, air soda, minuman beralkohol.

Golongan Darah AB

Golongan darah AB merupakan golongan darah yang paling modern dan berusia kurang dari 1.000 tahun, jarang (5 % dari jumlah populasi), dan bersifat kompleks secara biologis. Karena anda membawa anti gen A dan B.

Tingkah Laku : Cerdik & penyabar

Masalah yang dihadapi : Perut kembung sakit jantung dan masalah saluran darah, kanker, kegemukkan, kesulitan tidur berkualitas, sakit sendi dan tulang.

Diet : Dapat menyesuaikan diri dengan berbagai jenis makanan

Makanan yang sangat bermanfaat :
Ikan sardin, ikan tuna, susu kambing, putih telur (ayam), keju ricotta, krim asam (rendah kalori), the hijau, anggur merah, Daging (domba, kelinci, kalkun),

Makanan yang diijinkan :
Cumi-cumi, ikan mas, ikan tuna, mentega, keju, telur ayam, kacang merah, kacang buncis, tepung beras, roti beras, bayam, brokoli, selada, mentimun, labu, kentang, sawi, mangga, melon, jeruk, pir, kurma, jambu biji, Daging burung unta,

Makanan yang harus dihindari :
Daging (sapi, kerbau, ayam, bebek, angsa, babi, rusa kuda), lobster, kepiting, kodok, mentega, es krim, telor bebek, kacang hitam, acar, jagung, belimbing, delima, pare, pisang, kelapa, kesemek, jambu biji, mangga, saus tomat, kopi, soda, minuman beralkohol.

Jumat, 28 Oktober 2011

Cara Belajar Efektif

Tidak ada dua orang yang belajar dengan cara yang sama, dan ada sedikit keraguan bahwa cara untuk satu orang mungkin tidak efektif bagi orang lain. Namun, ada beberapa teknik umum yang tampaknya menghasilkan hasil yang baik. Akan sangat menarik jika belajar itu tidak di anggap bekerja tetapi kesenangan.

Beberapa siswa, belajar dan termotivasi untuk belajar datang secara alami. Jika anda membaca halaman ini, kemungkinan bahwa Anda bukan salah satu dari mereka, tetapi jangan putus asa, ada harapan! Keberhasilan Anda di sekolah dan perguruan tinggi tergantung pada kemampuan Anda untuk belajar secara efektif dan efisien. Ini hidup Anda, waktu Anda, dan masa depan Anda. Waktu sangat berharga dan jangan di sia-siakan.

Panduan cara belajar efektif ini dirancang untuk membantu Anda mengembangkan kemampuan belajar yang efektif. Mempelajari suatu bahan membutuhkan kerja! Namun, dengan menggunakan teknik yang dijelaskan dalam panduan ini, dan dengan menerapkan diri sendiri, Anda dapat memperoleh keunggulan yang berharga dalam bahan pemahaman, mempersiapkan tes, dan, akhirnya, belajar. Panduan ini berisi beberapa teknik terbaik dan paling efektif untuk siswa sukses – siswa yang biasanya memiliki nilai tinggi di sekolah dan perguruan tinggi terlepas dari mata kuliah yang mereka ambil. Jadi baca terus, berpikir tentang apa yang Anda baca, dan mempersiapkan diri untuk menjadi mahasiswa yang sukses!

Mengatur Jadwal

Bahkan sebelum Anda mulai berpikir tentang proses belajar, Anda harus mengembangkan jadwal. Jika Anda tidak memiliki jadwal atau rencana untuk belajar, maka Anda tidak akan memiliki cara mengalokasikan waktu berharga Anda ketika hal tak terduga muncul. Seorang yang baik, dipikirkan dengan baik jadwal tepat. Semua jadwal harus dibuat dengan gagasan bahwa mereka dapat direvisi. Sebuah jadwal harus mempertimbangkan setiap kelas, laboratorium, kuliah, acara sosial, dan pekerjaan lain di mana Anda terlibat.

Belajar untuk program pembacaan

Untuk kelas yang membutuhkan bacaan, seperti bahasa asing, pastikan untuk menjadwalkan waktu studi sebelum kelas. Gunakan waktu untuk berlatih. Kadang-kadang, praktek dengan orang lain dapat membantu mempertajam keterampilan Anda dalam jangka waktu belajar sebelum kelas.

Tempat Yang Tepat Untuk belajar

Anda bisa belajar di mana saja. Jelas, beberapa tempat lebih baik daripada yang lain adalah Perpustakaan atau kamar pribadi yang terbaik. Yang terpenting tempat Anda memilih untuk belajar tidak boleh mengganggu.

Keterampilan berpikir

Setiap orang memiliki kemampuan berpikir, tetapi gunakan sedikit secara efektif. keterampilan berpikir yang efektif tidak dapat dipelajari, tetapi harus dibangun selama jangka waktu tertentu. pemikir Bagus melihat kemungkinan di mana orang lain hanya melihat mati-berakhir. Jika Anda bukan seorang pemikir yang baik, mulai sekarang dengan mengembangkan kebiasaan yang membuat Anda mengajukan pertanyaan diri Anda baca. Bicaralah dengan siswa lain yang Anda merasa adalah pemikir yang baik. Tanyakan kepada mereka apa yang mereka lakukan ketika mereka berpikir kritis atau kreatif. Sering kali, Anda dapat mengambil informasi berharga untuk membantu Anda menjadi seorang pemikir yang lebih baik.

Ajukan Pertanyaan

Mengajukan pertanyaan untuk belajar. Hal-hal penting untuk belajar biasanya jawaban atas pertanyaan. Pertanyaan harus mengarah pada penekanan pada apa, mengapa, bagaimana, kapan, siapa dan di mana isi studi. Ajukan pertanyaan diri Anda membaca atau belajar. Ketika Anda menjawab mereka, Anda akan membantu untuk memahami materi dan ingat lebih mudah karena prosesnya akan membuat kesan pada Anda. Hal-hal yang membuat tayangan yang lebih berarti, dan karena itu lebih mudah diingat. Jangan takut untuk menulis pertanyaan Anda di margin buku teks, pada catatan kuliah, atau di mana pun itu masuk akal.

Membaca

Sebuah cara utama dengan mana Anda mendapatkan informasi adalah melalui membaca. Di perguruan tinggi Anda diharapkan untuk membaca lebih banyak daripada di sekolah tinggi. Jangan berasumsi hanya karena Anda telah “membaca” tugas yang adalah akhir dari itu. Anda harus belajar untuk membaca dengan tujuan. Dalam mempelajari, Anda dapat membaca tugas yang sama tiga atau empat kali, setiap kali dengan tujuan yang berbeda. Anda harus tahu sebelum Anda mulai membaca apa tujuan Anda adalah, dan membaca. Membaca TIDAK menjalankan mata Anda melalui buku pelajaran. Ketika Anda membaca, membaca aktif. Baca untuk menjawab pertanyaan Anda bertanya pada diri sendiri atau pertanyaan instruktur atau penulis telah meminta. Selalu waspada untuk mencetak tebal atau dicetak miring. Para penulis bermaksud bahwa bahan ini mendapat penekanan khusus. Juga, ketika Anda membaca, pastikan untuk membaca semuanya, termasuk tabel, grafik dan ilustrasi. Sering kali tabel, grafik dan ilustrasi dapat menyampaikan ide lebih kuat daripada teks tertulis.

Ucapkan

Ketika Anda membaca, Anda berhenti membaca secara berkala untuk mengingat apa yang Anda baca. Cobalah untuk mengingat judul utama, ide-ide penting dari konsep yang disajikan dalam huruf tebal atau huruf miring, dan apa grafik, diagram atau ilustrasi menunjukkan. Cobalah untuk mengembangkan konsep keseluruhan apa yang telah Anda baca dalam kata-kata Anda sendiri dan pikiran. Cobalah untuk terhubung hal-hal yang baru saja Anda baca untuk hal-hal yang sudah tahu. Ketika Anda melakukan ini secara berkala, maka kemungkinan Anda akan mengingat lebih banyak dan bisa mengingat bahan untuk makalah, esai dan tes obyektif.

Review

review adalah survei dari apa yang telah tertutup. Ini adalah review dari apa yang seharusnya Anda capai, bukan apa yang akan Anda lakukan. Membaca ulang adalah bagian penting dari proses pemeriksaan. Membaca kembali dengan gagasan bahwa Anda mengukur apa yang telah Anda diperoleh dari proses tersebut. Selama pemeriksaan, ini saat yang baik untuk pergi lebih dari catatan anda telah diambil untuk membantu menjelaskan poin Anda mungkin telah terjawab atau tidak mengerti. Waktu terbaik untuk meninjau adalah ketika Anda baru saja selesai mempelajari sesuatu. Jangan tunggu sampai sebelum pemeriksaan untuk memulai proses pemeriksaan. Sebelum pemeriksaan, melakukan review akhir. Jika Anda mengatur waktu Anda, review akhir dapat dianggap sebagai “fine-tuning” pengetahuan Anda tentang bahan tersebut. Ribuan sekolah menengah dan mahasiswa telah mengikuti langkah-langkah SQ3R untuk mencapai nilai yang lebih tinggi dengan lebih sedikit stres

Mencatat

Seperti membaca, mencatat adalah keterampilan yang harus dipelajari dan disempurnakan. Hampir selalu, mencatat, atau kurangnya, adalah kekurangan konstan dalam metode studi banyak sekolah menengah dan mahasiswa. Belajar bahan catatan baik mengambil agak mudah, menerapkannya untuk situasi Anda sendiri tergantung pada seberapa serius Anda menjadi seorang mahasiswa yang sukses. Anda harus belajar untuk mencatat secara logis dan terbaca.

Garis Tulisan atau Menandai Tulisan yang di Baca

Pertama-tama, jangan menggarisbawahi. Gunakan stabilo. Pengalaman menunjukkan bahwa bagian-bagian teks yang disorot lebih mudah diingat daripada bagian yang sama digarisbawahi. Dalam menjelaskan teks, jangan hanya membaca bersama dan menyoroti apa yang tampaknya kata-kata penting. teknik itu jarang bekerja. Tindakan menguraikan bekerja jauh lebih baik.